Contoh Cara Menyusun Proposal Kegiatan

Contoh.org – Contoh Cara Menyusun Proposal Kegiatan

Proposal merupakan karya tulis yang disusun untuk menjelaskan rencana dan tujuan suatu kegiatan kepada para pembaca,

sehingga para pembaca memperoleh pemahaman tentang maksud dan tujuan kegiatan akan dilakukan dengan lebih jelas.

Oleh sebab itu dengan disusunnya proposal maka diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas kepada para pembaca.

Namun pada umumnya proposal merupakan program atau rencana kegiatan yang sifatnya hanya sebagai usulan.

Usulan berupa proposal tersusun secara sistematis untuk melaksanakan suatu kegiatan yang ditujukan kepada pihak lain yang ada hubungannya dengan kegiatan tersebut.

Dengan demikian proposal menjadi sebuah dokumen tertulis yan berfungsi untuk memandu panitia pelaksana kegiatan.

Perlu diketahui pula bahwa untuk melaksanakan suatu kegiatan yang sifatnya massal, kita seyogyanya membentuk kepanitiaan.

Kegiatan yang sifatnya massal biasanya diadakan oleh lembaga atau institusi, misalnya sekolah , kampus, organisasi di desa dan sebaginya.

Oleh karen itu sesuatu yang wajib dan harus dibuat agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar adalah menyusun proposal kegiatan

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Contoh Cara Menyusun Proposal Kegiatan.

Contoh Cara Menyusun Proposal Kegiatan

Sabaiknya dalam menyusun suatu proposal kita harus memperhatikan persyaratan berikut ini:

  • memiliki struktur dan logika yang jelas dan mudah dipahami.
  • hasil kegiatan yang akan dilaksanakan harus terstruktur.
  • rumusan jenis kegiatan yang akan dilakukan harus jelas, inovatif, terperinci, dan betul-betul dapat dilaksanakan.
  • Seandainya kegiatan ada hubungannya dengan dana, dana yang diperlukan harus rasional dan tidak mengada-ada.

Tujuan, Fungsi dan Manfaat Penyusunan Proposal

Pada saat menyusun proposal harus disesuaikan dengan tujuannya, misalnya untuk:

1. keperluan meminta bantuan dana

2. memperoleh dukungan

3. mendapatkan perizinan, dan lain

Sedangkan fungsi dari penyusunan proposal antara lain digunankan untuk:

1. melakukan penelitian yang ada kaitannya studi ataupun dalam rangka penyusunan karya ilmiah.

2. mengajukan pendirian suatu badan usaha.

3. mengajukan tender dari berbagai macam instansi atau lembaga.

4. melaksanakan acara-acara atau kegiatan. Misalnya acara perayaan hari besar, seminar, pelatihan, perlombaan dan kegiatan lainnya.

Adapun manfaat dengan disusunnya proposal adalah:

1. menjadi acuan bagi panitia dalam melaksanakan kegiatan.

2. secara tidak langsung menjelaskan kepada pihak yang ingin mengetahui kegiatan.

3. meyakinkan para penyandang dana atau donatur / sponsor untuk memberikan dukungan dana dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.

Jenis-Jenis Proposal

Pada umumnya proposal dikelompokan ke dalam 4 (empat) yaitu:

1. Propossal Bisnis

Propossal Bisnis adalah proposal yang berhubungan dengan dunia bisnis atau dunia usaha, baik yang berhubungan dengan bisnis kelompok maupun perseorangan.

Contoh: proposal pendirian badan usaha, tempat usaha, pengajuan pinjaman untuk usaha dan lain-lain.

2. Proposal Proyek

Proposal Proyek adalah proposal yang berhubungan dengan pekerjaan, pada umumnya berupa serangkaian rencana kegiatan dalam usaha.

Contoh: proposal proyek pembangunan ruang kelas, ruang laboratorium, rung perpustakaan sekolah dan lain sebagainya.

3. Proposal Penelitian

Proposal Penelitian adalah proposal yang digunakan dalam bidang akademis, misalnya proposal penelitian untuk tugas akhir, skripsi, tesis dan lain-lain.

Lazimnya proposal penelitian ini diajukan untuk melaksanakan kegiatan penelitian yang akan dilakukan sebagai tugas akhir di jenjang pendidikan tinggi.

4. Proposal Kegiatan

Proposal Kegiatan sering digunakan di lingkungan sekolah, masyarakat maupun instansi.

Karena merupakan proposal untuk mengajukan suatau rencana kegiatan baik itu kegiatan individu maupun kelompok.

Contoh: proposal untuk mengadakan perayaan, perlombaan dan pelaksanaan program kegiatan lainnya.

Berikut admin paparkan Sistematika berbagai Proposal atau usulan.

Sistematika penulisan Proposal Penelitian

  1. Latar belakang
  2. Batasan masalah
  3. Rumusan masalah
  4. Tujuan penelitian
  5. Manfaat penelitian
  6. Tinjauan pustaka
  7. Metode penelitian
  8. Objek penelitian
  9. Metode pengumpulan data
  10. Metode analisis data
  11. Hasil yang diharapkan
  12. Daftar pustaka

Sistematika penulisan proposal kegiatan

  1. Latar belakang kegiatan
  2. Dasar pemikiran
  3. Nama kegiatan
  4. Tujuan kegiatan
  5. Target kegiatan
  6. Manfaat kegiatan
  7. Jenis kegiatan
  8. Waktu dan tempat kegiatan
  9. Jadwal kegiatan
  10. Pelaksana dan organisasi kerja
  11. Sasaran
  12. Anggaran dana kegiatan
  13. Penutup
  14. Lampiran

Kaidah Bahasa dalam Menyusun Proposal 

Pada saat menyusun proposal, hendaknya perlu memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar dan memenuhi struktur kebahasaan yang berlaku.

Kaidah kebahasaan dalam sebuah proposal hendaknya :

1. Menggunakan istilah ilmiah, baik yang berkaitan dengan kegiatan yang akan dilakukan atau yang berkaitan dengan bidang keilmuannya.

2. Menggunakan kata kerja tindakan untuk menyatakan langkah-langkah kegiatan atau metode penelitian.

3. Menggunakan kata-kata yang menyatakan pendefinisian, seperti merupakan, yaitu, yakni, adalah.

4. Menggunakan kata-kata yang mengandung makna perincian, seperti pertama, kedua, selain itu.

5. Menggunakan kata-kata denotatif atau bermakna sebenarnya. Hal ini sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman antara pihak pengaju proposal dengan pihak penerima proposal.

Baca Juga: Contoh Surat Perjanjian Pemberian Subsidi

Kaidah Bahasa Penyusunan Proposal

Selain dari sisi isi atau konten, dalam penyusunan Proposal sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Dalam menyusun proposal sebaiknya menugaskan seorang atau beberapa orang yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menyusun proposal.

2. Siapkan materi atau bahan-bahan dan informasi yang diperlukan dalam penyusunan proposal, misalnya berupa bahan, materi atau informasi hasil kesepakatan dalam rapat panitia.

3. awalilah dengan menyusun draft proposal terlebih dahulu dengan sistematis, menarik, dan realistis.

4. Selanjutnya draf proposal dibahas dalam forum rapat untuk memperoleh saran, masukan dan persetujuan.

5. Draf proposal yang telah disetuji dan disempurnakan untuk dipergunakan sebagai acuan kegiatan.

6. Akhirnya Proposal siap diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Sistimatika Sebuah Proposal

Sampul

Pada sampul proposal kegiatan berisi: Judul Proposal, Nama Kegiatan dan kalau ada logo, serta instansi pelaksana kegiatan.

Latar Belakang

Sebaiknya latar belakang di awali dari hal yang berupa umum ke hal yang khusus.

Nama Kegiatan

Untuk nama kegiatan sesuikan dengan nama kegiatan yang akan dilaksanakan.

Tema

Cantumkan tema kegiatan sesuai dengan tema yang disepakati dalam rapat bersama pantia kegiatan.

Tujuan

Sampaik tujuan kegiatan yang merupakan target dilaksanakannya kegiatan tersebut

Susunan Acara

Sampaikan susunan acara yang akan dilaksanakan secara rinci untuk dapat diketahui oleh penerima proposal kegiatan.

Pendanaan atau Anggaran

Sampaikan etimasi anggaran dan alokasi kesuluruhan dana yang akan digunakan secara detail dan transparan.

Penutup

Dalam penutup berisi ucapan terima kasih sekaligus permintaan maaf kepada penlerima proposa. Diakhiri dengan tanda tangan ketua panitia dan di beri stempel atau cap.

Susunan Kepanitiaan

Pada bagian akhir dari proposal disampaiakn susunan panitia, untuk memastikan bahwa kegiatan akan dilaksanakan secara profesional.

Baca juga: Jurnal Perkembangan Sikap

Demikian ulasan Contoh Cara Menyusun Proposal Kegiatan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar