Contoh Kegiatan KKG MGMP dalam Pengembangan Diri

Contoh.org – Contoh Kegiatan KKG MGMP dalam Pengembangan Diri  

Guru merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan di tingkat persekolahan.

Kualitas yang diperoleh peserta didik akan selalu berbanding lurus dengan kualitas yang dimiliki oleh para guru.

Oleh karena itu para guru harus selalu meningkatkan kemampuannya guna mendukung pelaksanaan tugas pokoknya.

Tugas Pokok Guru

Sesuai Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018, tugas pokok yang diemban oleh para guru terdiri atas:

1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, yang dilakukan melalui kegiatan.

a. mengkaji kurikulum dan silabus pembelajaran, pembimbingan, dan program kebutuhan khusus pada satuan pendidikan.

b. manyusun program tahunan dan semester sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

c. membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau rencana pelaksanaan pembimbingan sesuai standar proses.

2. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan yang dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan kedua ini merupakan pelaksanaan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Rencana Pelaksanaan Bimbingan (RPB).

3. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan. Menilai merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi hasil pembelajaran atau pembimbingan. Kegiatan penilaian ini digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada tiga aspek yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

4. Membimbing dan melatih peserta didik. Membimbing dan melatih peserta didik dapat dilakukan oleh pendidik melalui kegiatan kokurikuler dan/atau kegiatan ekstrakurikuler.

5. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru. Tugas tambahan yang diemban oleh guru memiliki ekuivalensi dengan beban mengajar.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru.

Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB dikembangkan atas dasar profil kinerja guru sebagai perwujudan hasil penilaian kinerja guru dan didukung dengan hasil evaluasi diri.

Sesuai Permen-PANRB Nomor 16 Tahun 2009, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB merupakan salah satu unsur utama yang diberikan angka kredit kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru.

Pelaksanaan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan diharapkan dapat menciptakan guru professional.

Bukan hanya sekedar memiliki ilmu pengetahuan yang luas, tetapi juga memiliki kepribadian yang matang.

Dengan demikian guru dapat memelihara, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan serta keterampilannya untuk melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.

Secara umum tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Sedangkan secara khusus tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah:

  1. meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku.
  2. memutakhirkan kompetensi guru untuk memenuhi kebutuhan guru dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk memfasilitasi proses pembelajaran peserta didik.
  3. meningkatkan komitmen guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga professional.
  4. menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai penyandang profesi guru.
  5. meningkatkan citra, harkat, dan martabat profesi guru di masyarakat.
  6. menunjang pengembangan karir guru.

Metode Pengemabngan Keprofesian Berkelanjutan PKB dapat dilaksanakan dengan berbagai cara melalui pendidikan dan pelatihan, pengembangan diri, kegiatan kolektif guru, dan metode lainnya.

Baca Juga: Model PKB melalui Diklat Guru

Contoh Kegiatan KKG MGMP dalam Pengembangan Diri

Pada kesempatan ini admin akan membagikan informasi kegiatan pengembangan diri, karena nilai pengembangan diri selalu dibutuhkan dalam kenaikan pangkat.

Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan melalui diklat fungsional dan/atau kegiatan kolektif guru meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesian guru.

Namun kenyataannya tidak semua guru memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti kegiatan diklat fungsional.

Oleh sebab itu kegiatan yang dapat dilakukan untuk pengembangan diri adalah melalui kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP.

Kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP merupakan kegiatan pengembangan diri guru yang dilakukan pada setiap jenjang jabatan.

Dalam kurun waktu 1 tahun, guru dapat mengikuti kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP paling sedikit 12 kali pertemuan.

Pertemuan KKG atau MGMP dapat diikuti dalam beberapa paket kegiatan. Setiap 1 paket kegiatan rutin di Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP paling sedikit memerlukan 3 kali pertemuan.

Lalu bagaimana cara pengaturan paket kegiatan guru di KKG atau MGMP dalam 1 tahun?

Guna memperoleh nilai angka kredit pengembangan diri melalui kegiatan kolektif guru dapat diatur sebagai berikut:

a. Paket Pengembangan Silabus, RPP, Bahan Ajar perlu minimum 3 kali pertemuan mendapatkan angka kredit 0.15.

b. Paket Pengembangan Instrumen Penilaian perlu minimum 3 kali pertemuan mendapatkan angka kredit 0.15.

c. Paket Pengembangan Model-model Pembelajaran dan Jurnal Belajar perlu minimum 3 kali pertemuan mendapat angka kredit 0.15.

d. Paket Pembuatan/Pengembangan Alat Peraga perlu minimum 3 kali pertemuan mendapat angka kredit 0.15

e. Paket Pengembangan Karya Ilmiah Guru berupa PTK/Modul/Diktat/karya terjemahan) perlu minimal 4 kali pertemuan mendapat angka kredit 0.15.

Angka Kredit Kegiatan KKG / MGMP

Untuk mendapatkan Angka Kredit AK, setiap paket yang diambil dalam Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP oleh guru adalah paket minimal dan kelipatannya.

Misalnya seorang guru mengikuti kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP dalam 1 tahun merencanakan 4 paket kegiatan dengan kriteria minimal 3 kali pertemuan.

Maka setiap guru akan memperoleh Angka Kredit AK dari kegiatan pengembangan diri melalui Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP sebesar 4 x 0.15 = 0.60.

Namun seandainya yang diperlukan pada huruf a adalah 4 kali pertemuan, maka nilai Angka Kredit AK yang diperoleh tetap 0.15.

Jika kebutuhan guru untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan kegiatan di atas lebih banyak, maka seorang guru harus mengambil 2 paket yang sama.

Sudah barang tentu, konsekuensinya guru tersebut akan mendapatkan Angka Kredit AK yang lebih dari 0.15, yaitu 2 x 0.15 = 0.3.

Bagaimana kewajiban dan hak guru dalam mengikuti kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP?

Yang perlu diingat bahwa setiap paket kegiatan yang diikuti oleh setiap guru harus dibuatkan laporannya dan produk kegiatannya.

Apabila seorang guru mengambil sebanyak 4 paket kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP KKG atau MGMP,

maka ia harus menyiapkan 4 laporan kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP KKG atau MGMP.

Laporan kegiatan tersebut dilengkapi lampiran hasil atau produk kegiatannya dan bukti fisik pendukung.

Selanjutnya laporan selama satu tahun akan memperoleh angka kredit dan dimasukkan ke dalam unsur utama subunsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, pengembangan diri.

Namun demikian kehadiran guru dalam kegiatan Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP paling sedikit telah hadir aktif sebanyak 85% baru dapat memperoleh angka kredit.

Adapun Bukti pelaksanaan paket kegiatan tersebut berupa Surat Keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan setempat atas usulan dari Ketua Kegiatan Kolektif Guru  KKG atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP.

Baca Juga: Contoh Jurnal Perkembangan Sikap

Demikianlah informasi Contoh Kegiatan KKG MGMP dalam Pengembangan Diri, semoga bermanfaat

Tinggalkan Komentar