Contoh Penyusunan Soal HOTS Matematika Jenjang SMP

Contoh.org – Contoh Penyusunan Soal HOTS Matematika Jenjang SMP

Penilaian di kelas bertujuan untuk mengumpulkan, mengolah, menginterpretasikan, dan memanfaatkan informasi hasil penilaian berkaitan

dengan perkembangan dan pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam kurikulum.

Pelaksanaan penilaian aspek pengetahuan dapat dilakukan dengan menggunakan tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan karakteristik kompetensi yang akan diukur.

Tes tertulis dilakukan dengan berbagai bentuk antara lain uraian, isian singkat, dan pilihan
ganda.

Contoh Penyusunan Soal HOTS Matematika Jenjang SMP

Penilaian hasil belajar peserta didik merupakan kegiatan pengumpulan dan pengolahan informasi hasil belajar peserta didik

untuk mengetahui perkembangan pembelajaran dan menyimpulkan hasil pencapaian pembelajaran peserta didik.

Penilaian hasil belajar peserta didik dapat dilakukan oleh pemerintah, satuan pendidikan, dan
pendidik.

Penilaian hasil belajar oleh pemerintah biasanya dilakukan dalam bentuk tes terstandar baik dalam penyiapan bahan tes, pelaksanaan tes, maupun analisis dan pemanfaatan hasil tes.

Penilaian hasil belajar oleh pemerintah umumnya mengukur ketercapaian hasil belajar aspek pengetahuan

dan menggunakan bentuk soal yang secara teknis mudah untuk dilakukan penskoran misalnya bentuk soal pilihan ganda.

Oleh karena itu, penilaian hasil belajar yang dilakukan pemerintah belum mewakili seluruh aspek yang dimiliki peserta didik yakni aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Selain itu, penggunaan bentuk soal pilihan ganda belum maksimal menggali kemampuan mendalam dan kemampuan mengungkapkan pengetahuan peserta didik.

Penilaian yang dilakukan oleh pendidik dan satuan pendidikan diharapkan mengukur bukan hanya aspek pengetahuan

namun juga aspek sikap dan keterampilan sehingga penilaian yang dilakukan menjadi lebih komperehensif mencerminkan seluruh aspek kompetensi peserta didik.

Selain itu, dalam menilai aspek pengetahuan, pendidik diharapkan menggunakan berbagai bentuk dan teknik penilaian sehingga hasil penilaian pengetahuan bisa lebih otentik dan bermakna.

Untuk mengetahui perkembangan dan pencapaian hasil pembelajaran, para pendidik diharapkan tidak hanya menggunakan tes tertulis namun juga menggunakan bentuk penilaian lain seperti tes lisan dan penugasan.

Penggunaan bentuk penilaian lain ini lebih dapat mencerminkan perkembangan kemajuan dan pencapaian hasil belajar siswa.

Ketika menggunakan tes tertulis, pendidik diharapkan tidak hanya menggunakan bentuk soal pilihan ganda namun dapat juga memperbanyak atau memfokuskan bentuk soal lain

seperti uraian sehingga bisa mengukur keterampilan berpikir yang lebih tinggi seperti menganalisis dan mengevaluasi.

Pemilihan bentuk tes tertulis hendaknya disesuaikan dengan karakteristik pengetahuan, kognitif, konten, dan konteks yang ada dalam kompetensi sesuai kurikulum yang berlaku serta mekanisme penilaian.

Baca Juga: Contoh Penyusunan Soal HOTS Bahasa Indonesia Jenjang SMP

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Contoh Penyusunan Soal HOTS Matematika Jenjang SMP.

Contoh Soal 1

Mata Pelajaran / Jenjang Matematika / SMP-MTs
Kelas/Kurikulum VII / 2013
Kompetensi Dasar 3.2 Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi
Materi Operasi hitung bilangan bulat
Indikator Soal Diberikan gambar papan sasaran panahan dalam olah raga yang terdiri atas lima lingkaran warna beserta skornya dan 2 orang atlet berlomba memperebutkan juara, peserta didik dapat menentukan kondisi sehingga atlet peringkat kedua bisa menjadi juara.
Level Kognitif Penalaran (L3)
Bentuk Soal Pilihan Ganda

Rumusan Butir Soal

Dalam pertandingan olahraga panahan, skor perolehan dihitung berdasarkan papan sasaran seperti pada gambar berikut.

Pada babak final Toni dan Samsul diberi kesempatan memanah 10 kali. Setelah memanah sebanyak 9 kali diperoleh hasil sebagai berikut.

Atlet Warna
Biru Kuning Merah Hijau Ungu
Toni 1 2 2 3 1
Samsul 2 1 1 3 2

Samsul bertanya kepada Andri, temannya yang dikenal pintar, bagaimana agar ia dapat memenangkan pertandingan pada kesempatan memanah ke-10?

Bila Andri dapat memberi pernyataan yang benar, manakah pernyataan tersebut?

A. Panah Samsul mengenai sasaran lingkaran biru, sedangkan panah Toni mengenai sasaran lingkaran kuning
B. Panah Samsul mengenai sasaran lingkaran biru, sedangkan panah Toni mengenai sasaran lingkaran merah
C. Panah Samsul mengenai sasaran lingkaran merah, sedangkan panah Toni mengenai sasaran lingkaran kuning
D. Panah Samsul mengenai sasaran lingkaran merah, sedangkan panah Toni mengenai sasaran lingkaran hijau

Kunci : B

Penjelasan:
Soal ini termasuk HOTS karena untuk bisa menjawab pertanyaan, peserta didik harus terlebih dahulu menganalisis berbagai kemungkinan hasil yang diperoleh sehingga dapat memprediksi dengan tepat.

Berikut pembahasannya:

Perolehan setelah 9 kali kesempatan memanah adalah:

Skor Toni= (1×5)+(2×4)+(2×3)+(3×2)+(1×1) =5+8+6+6+1 = 26
Skor Samsul = (2×5)+(1×4)+(1×3)+(3×2)+(2×1) =10+4+3+6+2 =25

Pilihan jawaban A. Jika pada kesempatan memanah ke 10, Samsul mengenai sasaran lingkaran biru dan Toni mengenai sasaran lingkaran kuning.

Perolehan skor akhir mereka adalah sebagai berikut:

Skor akhir Samsul =25+5=30
Skor akhir Toni =26+4=30

Dengan skor akhir tersebut, mereka seri (tidak ada yang menang maupun kalah).

Pilihan jawaban B. Jika pada kesempatan memanah ke 10, Samsul mengenai sasaran lingkaran biru dan Toni mengenai sasaran lingkaran merah.

Perolehan skor akhir mereka adalah sebagai berikut:

Skor akhir Samsul =25+5=30
Skor akhir Toni =26+3=29

Dengan skor akhir tersebut, Samsul memenangkan pertandingan.

Pilihan jawaban C. Jika pada kesempatan memanah ke 10, Samsul mengenai sasaran lingkaran merah dan Toni mengenai sasaran lingkaran kuning.

Perolehan skor akhir mereka adalah sebagai berikut:

Skor akhir Samsul =25+3=28
Skor akhir Toni =26+4=30

Dengan skor akhir tersebut, Toni memenangkan pertandingan.

Pilihan jawaban D. Jika pada kesempatan memanah ke 10, Samsul mengenai sasaran lingkaran merah dan Toni mengenai sasaran lingkaran hijau.

Perolehan skor akhir mereka adalah sebagai berikut:

Skor akhir Samsul =25+3=28
Skor akhir Toni =26+2=28

Dengan skor akhir tersebut, mereka seri (tidak ada yang menang maupun kalah).

Baca Juga: Contoh Penilaian Kinerja dalam Pembelajaran Abad-21

Contoh Soal 2

Mata Pelajaran / Jenjang Matematika / SMP-MTs
Kelas/Kurikulum VIII / 2013
Kompetensi Dasar 4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aritmetika sosial (penjualan, pembelian, potongan, keuntungan, kerugian, bunga tunggal, presentase, bruto, netto, tara)
Materi Aritmetika sosial (Potongan harga/diskon)
Indikator Soal Diberikan stimulus berkenaan dengan pembelian beberapa barang dengan harga tertentu dan beberapa jenis potongan harga/diskon, peserta didik dapat melakukan analisis dan perbandingan untuk menentukan jenis barang dan potongan harga yang dipilih.
Level Kognitif Penalaran (L3)
Bentuk Soal Pilihan Ganda

Rumusan Butir Soal
Pada suatu siang, Ani dan ketiga temannya sedang merencanakan membeli menu makan siang mereka melalui aplikasi pemesanan online. Menu yang kemungkinan akan dipilih adalah sebagai berikut:

Dengan ketentuan kupon hanya boleh dipakai salah satu saja, jenis makanan dan kupon manakah yang sebaiknya dipilih oleh Ani beserta teman-temannya?
A. Membeli mie goreng dengan memanfaatkan kupon 1
B. Membeli mie goreng dengan memanfaatkan kupon 2
C. Membeli bakso dengan memanfaatkan kupon 1
D. Membeli bakso dengan memanfaatkan kupon 2

Kunci: B

Penjelasan
Soal ini termasuk HOTS karena untuk bisa menjawab perntanyaan, peserta didik harus terlebih dahulu menganalisis dan membandingkan berbagai kemungkinan pilihan jenis makanan dan kupon diskon yang dapat dipilih, untuk kemudian menentukan pilihan yang dirasa paling tepat.

 Kemungkinan 1
Membeli mie goreng dengan kupon 1
Total harga mie goreng tanpa potongan = 4 × Rp15.000,00 = Rp60.000,00.

Karena melewati batas minimum pembelian, maka pembelian mie tersebut berhak mendapatkan potongan harga 40%.
Potongan harga = 40% × Rp60.000,00 = Rp24.000,00.

Namun, karena potongan harga melewati maksimal potongan harga, hanya akan dikenakan potongan maksimal sebesar Rp15.000,00
Harga setelah potongan = Rp60.000,00 – Rp15.000,00 = Rp45.000,00

 Kemungkinan 2
Membeli mie goreng dengan kupon 2
Total harga mie goreng tanpa potongan = 4 × Rp15.000,00 = Rp60.000,00.

Karena masih termasuk minimum pembelian, pembelian mie tersebut berhak mendapatkan potongan harga 30%.
Potongan harga = 30% × Rp60.000,00 = Rp18.000,00.
Harga setelah potongan = Rp60.000,00 – Rp18.000,00 = Rp42.000,00

 Kemungkinan 3
Membeli bakso dengan kupon 1
Total harga bakso tanpa potongan = 4 × Rp18.000,00 = Rp72.000,00.

Karena melewati batas minimum pembelian, pembelian mie tersebut berhak mendapatkan potongan harga 40%.
Potongan harga = 40% × Rp72.000,00 = Rp28.800,00.

Namun, karena potongan harga melewati maksimal potongan harga, hanya akan dikenakan potongan maksimal sebesar Rp15.000,00
Harga setelah potongan = Rp72.000,00 – Rp15.000,00 = Rp57.000,00

 Kemungkinan 4
Membeli mie bakso dengan kupon 2
Total harga bakso tanpa potongan = 4 × Rp18.000,00 = Rp72.000,00.

Karena melewati batas minimum pembelian, pembelian mie tersebut berhak mendapatkan potongan harga 30%.

Potongan harga = 30% × Rp72.000,00 = Rp24.000,00.
Harga setelah potongan = Rp72.000,00 – Rp24.000,00 = Rp48.000,00

Pengeluaran terkecil ketika membeli mie goreng dengan kupon 2.

Jadi, sebaiknya Ani beserta ketiga temannya membeli mie goreng untuk menu makan siang mereka dengan memanfaatkan kupon 2.

Baca Juga: Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan IPS Jenjang SD

Demikianlah Contoh Penyusunan Soal HOTS Matematika Jenjang SMP.

Semoga Bermanfaat.

 

 

 

Tinggalkan Komentar