Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika

Contoh.org – Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika.

Indonesia, sebagai sebuah negara kepulauan yang mempunyai wilayah geografis sangat luas dan beragam, memiliki tantangan tersendiri terkait upaya peningkatan kualitas guru.

Guru merupakan garda terdepan dalam sebuah sistem pendidikan.

Betapapun canggih konsep pendidikan dirancang, tanpa diimbangi oleh guru yang kompeten, maka hanya akan menjadi wacana tanpa realisasi yang optimal.

Dengan kata lain kualitas guru merupakan kunci utama kualitas pendidikan.

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya salah satunya adalah meningkatkan kompetensi guru.

Menyadari peran pentingnya guru sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan pendidikan, maka rekrutmen guru mulai diperketat.

Guru profesional tidak serta merta dapat dihasilkan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK), maka pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam ditempuh melalui dua jalur yaitu:

1. Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan

2. Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan diperuntukkan bagi Guru PNS dan Non PNS yang sudah mengajar di satuan pendidikan.

Sedangkan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1 atau D4 Non Kependidikan.

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan ditempuh dalam rangka memperoleh predikat guru profesional yang dibuktikan dengan Sertifikat Pendidik.

Guru yang telah memiliki Sertifikat Pendidik akan berhak memperoleh tunjangan profesi sebesar 1 kali gaji pokok setiap bulannya.

Namun untuk dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan harus melalui serangkain proses yang cukup panjang.

Dimulai dengan seleksi administrasi dan seleksi akademik, mengikuti perkuliahan, mengikuti PPL, dan terakhir mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa (UKM) PPG.

Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika

Contoh Soal Profesional UKM PPG IPA-SD

Berikut admin bagikan Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika beserta kunci jawab dan pembahasannya.

Contoh Soal

Seorang siswa akan menentukan pengaruh besarnya sudut simpangan terhadap periode ayunan suatu bandul matematis melalui kerja laboratorium.

Tindakan yang paling tepat dilakukan oleh siswa tersebut adalah …
A. Memastikan statif terbuat dari bahan yang kuat dan tidak mudah bergerak jika bandul disimpangkan
B. Menentukan hubungan sudut simpangan dan massa bandul menggunakan persamaan menurut rumus ayunan matematis
C. Menggunakan persamaan kuadrat untuk menentukan periode ayunan berdasarkan variasi panjang tali
D. Menggunakan tali ayunan matemaƟ s dari berbagai jenis bahan
E. Membuat simpangan ayunan mulai sudut kecil ke sudut paling besar dan menentukan periode ayunannya

Jawaban E

Pembahasan

Langkah-langkah menentukan periode ayunan matematis melalui kegiatan percobaan di laboratorium yaitu:
a) Siapkan Statip kemudian atur berat beban, panjang tali, dan besar amplitudo sesuai yang telah ditentukan
b) Gunakan busur untuk mengukur sudutnya
c) Ayunkan bandul dengan posisi sudut yang telah ditentukan
d) Hidupkan stopwatch bersamaan dengan pertama kali bandul diayunkan
e) Hentikan stopwatch jika bandul sudah melakukan 20 kali ayunan
f) Catat waktu terakhir di stopwatch
g) Ulangi langkah 1 – 6 untuk sudut simpangan berbeda (semakin besar) hingga mengulangi kegiatan ini 3x untuk masing-masing pengaturan sudut simpangan KD mengidentifikasi, hanya pilihan materi pada jawaban tidak tepat. Informasi berisi ciri, tujuan, dan isi.

Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika

Contoh Soal

Sebuah gaya dengan persamaan F = (i + 2j – k) N bekerja pada daun pintu. Jika dilihat dari sebuah engsel, gaya tersebut bekerja pada vektor posisi r = (0,8i + 0,2j) m. Momen gaya yang ditibulkan gaya tersebut adalah …
A. ( 0,2i – 0,8j + 1,4k) Nm
B. (-0,2i + 0,8j + 1,4k) Nm
C. (-0,2i + 0,8j – 1,4k) Nm
D. ( 0,2i + 0,8j – 1,4k) Nm
E. (-0,2i – 0,8j + 1,4k) Nm

Jawaban B

Pembahasan

Momen gaya merupakan hasil perkalian silang antara vektor posisi dengan gaya. Jadi:
τ = r × F
τ = (0,8i + 0,2j) × (i + 2j – k)
τ = (0,8)(1)(i × i) + (0,8)(2)(i × j) + (0,8)(-1)(i × k) + (0,2)(1)(j × i) + (0,2)(2)(j × j) + (0,2)(-1)(j × k)
τ = 0 + 1,6k – 0,8(-j) + 0,2(-k) + 0 – 0,2i
τ = -0,2i + 0,8j + 1,4k
Jadi, momen gaya yang diƟ mbulkan gaya tersebut adalah (-0,2i + 0,8j + 1,4k) Nm Kompetensi Capaian Pembelajaran Indika

Contoh Soal

Sebuah benda dilemparkan miring ke atas sehingga membentuk lintasan parabola. Penggambaran
vektor kecepatan dan percepatan pada titik-titik tertentu yang benar adalah …

Jawaban B

Pembahasan

Gerak parabola merupakan perpaduan antara GLB ke arah horizontal (sumbu x) dan GLBB arah vertikal (sumbu Y)

Contoh Soal

Perhati kan grafi k pergerakan mobil berikut.

Sebuah mobil mula-mula bergerak dengan kecepatan 72km/jam. Tiba-tiba mesin mobil tersebut mati akibatnya mengalami perlambatan tetap 2 m/s2. Berdasarkan informasi peristiwa tersebut dapat diketahui bahwa …
A. Mobil berhenti pada saat t = 5 s
B. Kecepatan mobil 6 m/s pada waktu t = 5 s
C. Kecepatan mobil 5 m/s pada waktu t = 5 s
D. Mobil telah menempuh jarak 20 m keƟ ka t = 3 s
E. Jarak yang telah ditempuh mobil sampai berhenƟ adalah 100 m

Jawaban B

Pembahasan

Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika

Contoh Soal

Sebuah balok meluncur pada permukaan bidang miring kasar dengan laju konstan. Jika koefisien gesek kinetik μ, percepatan gravitasi g, dan sudut kemiringan θ maka energi yang hilang selama balok bergerak adalah …
A. mgh/ μ
B. mgh
C. μ mgh/ sin θ
D. mgh sin θ
E. μ mgh

Jawaban B

Pembahasan

Karena benda meluncur dengan kecepatan konstan maka energi kinetik di titik atas sama dengan energi kinetik di titik bawah.
Em = Ep + Ek
Dengan
Em : energi mekanik
Ep : energi potensial
Ek : energi kinetik
Dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik maka energi yang hilang sebesar energi potensial mgh.

Contoh Soal

Grafik di bawah ini menunjukkan hasil percobaan hubungan antara gaya (F) dan pertambahan panjang pegas (∆L) dari 3 jenis pegas yang panjang dan luas pegas mula-mula sama.

Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan ….
A. Konstanta pegas C dua kali konstanta pegas B
B. Konstanta pegas C dua kali konstanta pegas A
C. Ketiga diberi gaya 3 N ketiga pegas memiliki stres yang sama
D. Ketika diberi gaya 3 N ketiga pegas memiliki strain yang sama
E. Ketika diberi gaya 3 N strain pegas A dua kali strain pegas B

Jawaban C

Pembahasan

Tegangan (Stress)
Suatu benda elastis akan bertambah panjang sampai ukuran tertentu ketika ditarik oleh sebuah gaya.

Besarnya tegangan pada sebuah benda adalah perbandingan antara gaya tarik yang berkerja benda terhadap luas penampang benda tersebut.

Tegangan menunjukkan kekuatan gaya yang menyebabkan benda berubah bentuk. Tegangan dibedakan menjadi tiga macam yaitu regangan, mampatan dan geseran.

Misalnya, jika ada dua buah kawat dari bahan yang sama tetapi luas penampang berbeda dan diberi gaya, kedua kawat tersebut akan mengalami tegangan yang berbeda.

Kawat dengan luas penampang yang lebih kecil akan mengalami tegangan yang lebih besar daripada kawat dengan luas penampang yang lebih besar.

Tegangan pada benda diperhitungkan dalam menentukan jenis dan ukuran bahan penopang
suatu beban contohnya ada jembatan gantung dan bangunan bertingkat.

Regangan (Strain)
Regangan merupakan perubahan relaƟ f ukuran atau bentuk suatu benda yang mengalami tegangan.
sehingga Regangan dapat didefinisikan sebagai pebandingan antara pertambahan panjang benda terhadap panjang benda mula-mula.

Selain itu regangan menjadi tolok ukur seberapa jauh benda tersebut berubah bentuk.
Konstanta pegas, k, merupakan perwakilan dari bagaimana kekakuan pegas. Pegas yang kaku (lebih sulit untuk meregangkan) memiliki konstanta pegas yang lebih tinggi.
Hukum Hooke adalah representasi dari deformasi elastis linear. Elastis berarti bahwa pegas akan kembali
ke bentuk aslinya setelah gaya luar (massa) dihilangkan.

Linear menggambarkan hubungan antara gaya dan perpindahan. Fakta bahwa konstanta pegas adalah konstan (itu adalah sifat dari pegas itu sendiri), menunjukkan bahwa hubungan yang linear.
• Berdasarkan grafik di atas, maka konstanta pegas A dua kali pegas B, konstanta pegas B dua kali pegas C.
• Sedangkan pada beban yang sama Strain pegas B dua kali strain pegas A, strain pegas C dua kali pegas B.
• Pada beban yang sama, karena luas penampang pegas A, B dan C sama maka, stress ke tiga pegas sama.

Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika lainnya dapat anda unduh di sini.

Baca Juga: Contoh Soal Pedagogik UKM PPG IPA-SD

Demikian Contoh Soal Profesional UKM PPG Fisika beserta kunci jawab dan pembahasannya, semoga bermanfaat bagi Bapak atau Ibu guru yang akan menghadapi Uji Pengetahuan UKM PPG.