Inilah Gunung Aktif di Sumatera

Gunung Aktif di Sumatera – Di Indonesia terdapat banyak gunung aktif yang tersebar di berbagai pulau.

Berdasarkan data yang ditayangkan dalam databoks, disebutkan bahwa jumlah gunung berapi di Indonesia sebanyak 139 gunung.

Dan Indonesia bahkan menjadi negara ketiga yang memiliki gunung berapi terbanyak di dunia.

Ciri Ciri Gunung Aktif

Gunung aktif memiliki beberapa ciri yang tentu saja berbeda dengan gunung api mati, ciri gunung berapi aktif sebagai berikut:

1. Mengeluarkan asap.

2. Mengeluarkan debu dan larva.

3. Memiliki aroma belerang yang menyenangat.

Pulau Sumatera merupakan salah satu pulau besar yang dimiliki oleh negara Indonesia, dan Pulau ini berdekatan dengan negara Singapura dan negara Malaysia di bagian utaranya.

Sumatera memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari barisan pegunungan di dataran tinggi hingga ke wilayah pesisir pantainya yang indah.
Berbicara mengenai pegunungan, tentu saja pulau Sumatera memiliki cukup banyak gunung yang bahkan beberapa diantaranya masuk sebagai gunung aktif.
Inilah Gunung Aktif di Sumatra
Gunung Aktif di Sumatra
1. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci atau yang dapat disebut juga sebagai Gunung Gadang, berada di perbatasan antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat.

Dan Gunung ini memiliki tinggi mencapai 3.905 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya gunung tertinggi kedua di Indonesia setelah gunung Jaya Wijaya di Papua.

Gunung Kerinci termasuk sebagai gunung berapi stratovulcano yang masih aktif dan tercatat letusan terakhir terjadi pada tahun 2009.
Pada bagian puncak di sisi timur laut terdapat sebuah kawah dengan luas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau.
Ada sekitar 15 danau yang dimiliki gunung ini dengan danau terbesarnya adalah Danau Kerinci.
Danau ini mempunyai luas mencapai 4.200 hektar dan berlokasi di ketinggian 650 meter di atas permukaan laut.

Terdapat juga Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau kaldera, terbentuk dari gunung berapi yang telah punah serta dikelilingi oleh tujuh puncak.

Bahkan Danau Gunung Tujuh menjadi danau tertinggi di Asia Tenggara yang berada di ketinggian 1.996 meter.

Gunung Kerinci adalah gunung tipe A aktif dengan tipe letusan yakni Tipe Hawaii dan tipe erupsi adalah erupsi eksplosif.
Selain itu Gunung ini telah masuk ke dalam bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dengan luas taman nasional ini mencapai 1.484.650 hektar.
2. Gunung Dempo

Gunung Dempo terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu, tepatnya di Kota Pagar Alam, Gunung ini memiliki tinggi mencapai 3.159 meter di atas permukaan laut.

Titik tertingginya tersebut mempunyai nama yakni Puncak Pagar Alam, sesuai dengan nama kota terdekatnya.

Gunung ini termasuk salah satu gunung yang masih aktif hingga saat ini.

Hal tersebut dibuktikan dari beberapa kali gunung ini mengalami peningkatan status dari normal menjadi waspada pada 7 Januari 2022.

Bahkan gunung ini juga menghasilkan getaran tremor yang menandakan terjadi kenaikan fluida ke kedalaman yang lebih dangkal.

Tercatat jika Gunung Dempo telah mengalami letusan sejak 1818 dan hingga saat ini dengan total 21 letusan. Selang waktu erupsi terpendek yakni satu tahun dan yang terpanjang adalah 26 tahun.

Gunung Aktif di Sumatra

3. Gunung Marapi

Gunung Marapi atau gunung Berapi termasuk gunung yang masih aktif dan berlokasi di Sumatera Barat.

Dan Gunung ini memiliki tinggi mencapai 2.891 meter di atas permukaan laut dan telah mengalami letusan sebanyak lebih dari 50 kali sejak akhir abad 18.

Gunung Marapi masuk ke dalam Pegunungan Bukit Barisan yang membentang di sepanjang bagian selatan Pulau Sumatera, dan merupakan sebuah gunung api dengan tipe gabungan yang terakhir meletus pada April 2018.

Berdasarkan legenda yang berkembang di sekitar, gunung Marapi merupakan situs pertama kali yang telah dihuni oleh orang-orang Minangkabau setelah kapal mereka mendarat di gunung yang saat itu ukurannya masih sebesar telur dan dikelilingi oleh laut.
4. Gunung Sinabung

Gunung Sinabung termasuk gunung api yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara.

Menurut data Gunung dengan tinggi mencapai 2.460 mdpl ini merupakan gunung jenis stratovolcano ini termasuk gunung paling aktif di Sumatera.

Padahal menurut catatan Gunung Sinabung tidak pernah meletus sejak tahun 1600, namun mendadak menjadi aktif kembali dan meletus pada 27 Agustus 2010.

Terakhir Gunung Sinabung mengalami erupsi pada 2 Maret 2021.

Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu dengan tinggi mencapai 5.000 meter, material awan panas yang mencapai Sungai Lau Borus.

Dampaknya, hingga saat ini status Gunung Sinabung masih berada di level III atau Siaga.

5. Gunung Peuet Sagoe

Gunung Peuet Sagoe merupakan salah satu gunung berapi yang cukup aktif di Sumatera.

Lokasinya berada di wilayah Geumpang yang masuk ke dalam administrasi Kabupaten Pidie.

Gunung Peuet Sagoe tergolong sebagai gunung api tipe Strato dan menjadi bagian dari cincin api atau ring of fire.

Nama dari gunung ini mengandung makna “empat puncak gunung api” dengan tiga puncak berada di garis lurus arah utara ke selatan.

Salah satu puncak di bagian selatan merupakan puncak tertinggi.

Sedangkan puncak yang berada di sebelah timur laut menjadi puncak yang masih aktif.

Pada kawasan bagian timur puncak ke-4, terdapat kawah yang agak membulat dengan diameter 100 m dengan kedalaman 50 meter.

Gunung Aktif di Sumatra

6. Gunung Tandikat

Gunung Tandikat adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif dan terletak di Dataran Tinggi Minangkabau, Sumatera Barat.

Dan Gunung ini merupakan tipe stratovolcano yang memiliki tiga kawah dengan nama kawah A, B, dan C.

Gunung yang memiliki tinggi mencapai 2.438 meter di atas permukaan laut ini, ternyata mempunyai kawasan pemukiman yang lokasinya agak jauh di luar kawasan rawan bencana, terutama di bagian selatan dari puncak gunung.

Meskipun masuk sebagai gunung aktif, gunung ini banyak dipilih oleh para pecinta alam untuk didaki karena jalur pendakiannya yang menantang serta keindahan alamnya yang masih alami.